KESEHATAN MENTAL PADA MASA PERTUMBUHAN ANAK ANAK DAN REMAJA
Anda mungkin pernah
mendengar atau menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana seorang anak
memperlakukan secara kasar teman sebayanya bahkan orang tua dan gurunya di
sekolah atau di lingkungan sehari hari.
Dan yang muncul di
pikiran anda adalah bahwa anak atau remaja itu adalah seseorang yang kurang
ajar dan kurang didik oleh orang tuanya. Tapi,
pernahkah anda menyelami lebih dalam, apa yang terjadi dalam hidupnya? Cara
didikan orang tuanya? Relasinya dengan sekolah, teman sebaya, atau lingkungan
tempat tinggalnya?
Mari
kita bicara sejenak tentang kesehatan mental di kalangan anak anak dan remaja.
Menurut
beberapa peneliti, beberapa tahun belakangan ini, indeks gangguan mental yang
di alami oleh anak anak dan remaja telah meningkat secara signifikan.
Hampir
50% populasi anak anak dan remaja di dunia mengalami gangguan dalam proses
perkembangan psikologisnya. Indeks gangguan mental ini dipengaruhi oleh
berbagai faktor kehidupan bermasyarakat.
Hal ini ditandai oleh meningkatnya
percobaan bunuh diri atau bahkan bunuh diri di antara kalangan remaja.
Mirisnya, hal itu terjadi bukan hanya di negara negara berkembang, tetapi juga
di negara negara maju seperti Korea, Jepang, Prancis, Jerman dll...
Seperti
yang kita ketahui, perkembangan ekonomi, sosial dan politique, serta teknologi,
tidak selalu membawa kebahagiaan bagi manusia. Setiap transformasi selalu
memiliki sisi buram dan bahkan gelapnya sendiri.
Ada
beberapa faktor penyebab gangguan mental
di kalangan remaja dan anak anak, diantaranya:
@ FAKTOR
BIOLOGIS/GENETIK: ada anggota keluarga yang menderita skizofren, psikotik, depressi, dll...
@ FAKTOR PSIKOSOSIAL: Pengaruh faktor dan kondisi sosial, misalnya perang, perang antar etnis, menjadi bagian dari kelompok minoritas dan terpinggir, budaya kekerasan dan penolakan dari orang tua/keluarga, dll
@ FAKTOR STRESS: terlalu banyaknya tuntutan, dll
@ FAKTOR KEKERASAN DAN KRIMINAL: Lingkugan tempat tinggal yang tidak aman, perang antar geng, suku, dll
@ FAKTOR LINGKUNGAN SEKITAR: tempat tinggal di daerah kumuh, tempat penampungan sampah yang polusi udara, air, dll
Problem lain pemicu terganggunya Kesehatan Mental dalam Perkembangan
Biopsikososial Anak anak dan Remaja.
Seksualitas: kekerasan seksual yang dialami seorang
anak akan berdampak kuat bagi perkembangan psikisnya, kekerasan seksual berupa:
exshibisionisme, stimulasi organ sexual dari orang lain, voyeurisme,
pornografi, etc…
Ø
Penggunaan obat obat terlarang: Penggunaan minuman dan
obat terlarang seperti rokok, kokain, Whisky, bir, heroin, ganja dst… bias
berakibat fatal bagi perkembangan psikologis anak, mengingat bahwa obat obatan
ini berimbas langsung ke Sistem saraf pusat (otak) dan menyebabkan
ketergantungan dan alterasi (perubahan) dalam tindak laku.
Ø
Depresi:
· Kesulitan mengolah/refleksi situasi atau momen sulit
dalam hidup mis: kematian orang terdekat, susah beradaptasi dengan lingkungan
sekitar, kekecewaan dan kegagalan.
· Menjadi sensitive, emosi labil
· Tendensi untuk mengisolasi diri sendiri, tidak mau
bergaul dengan orang lain, menjadi berandalan, melawan dan bahkan melakukan
tindakan kekerasan.
· Tidak
mampu mengatasi beban psikis dan penggunaan obat terlarang menjadi pelarian.
· Keinginan
bunuh diri: tidak bisa menemukan arti hidup, tidak bisa merasakan
bahagia/senang.
· Ketagihan atau ketergantungan obat terlarang,
fobia, paranoia dll
Dampak penggunaan obat obat
terlarang bagi perkembangan anak dan remaja adalah hal serius dan selayaknya
mendapat perhatian.
Seperti yang dikatakan oleh dosen saya: penggunaan obat dan
minuman terlarang, bukanlah faktor utama, atau penyebab utama masalah seseorang, justru sebaliknya, penggunaannya
adalah merupakan konsekuensi dari kesulitan dan kerapuhan hidup yang dialami
manusia. Drugs bukanlah penyebab, tapi merupakan suatu akibat.
Karena orang
normal dan sehat, tidak akan menggunakan obat terlarang untuk melarikan diri
dari kenyataan.