Kamis, 20 Februari 2020

KESEHATAN MENTAL PADA MASA PERTUMBUHAN ANAK ANAK DAN REMAJA


KESEHATAN MENTAL PADA MASA PERTUMBUHAN ANAK ANAK DAN REMAJA
 

Anda mungkin pernah mendengar atau menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana seorang anak memperlakukan secara kasar teman sebayanya bahkan orang tua dan gurunya di sekolah atau di lingkungan sehari hari.

Dan yang muncul di pikiran anda adalah bahwa anak atau remaja itu adalah seseorang yang kurang ajar dan kurang didik oleh orang tuanya. Tapi, pernahkah anda menyelami lebih dalam, apa yang terjadi dalam hidupnya? Cara didikan orang tuanya? Relasinya dengan sekolah, teman sebaya, atau lingkungan tempat tinggalnya?





Mari kita bicara sejenak tentang kesehatan mental di kalangan anak anak dan remaja.
Menurut beberapa peneliti, beberapa tahun belakangan ini, indeks gangguan mental yang di alami oleh anak anak dan remaja telah meningkat secara signifikan. 

Hampir 50% populasi anak anak dan remaja di dunia mengalami gangguan dalam proses perkembangan psikologisnya. Indeks gangguan mental ini dipengaruhi oleh berbagai faktor kehidupan bermasyarakat. 


Hal ini ditandai oleh meningkatnya percobaan bunuh diri atau bahkan bunuh diri di antara kalangan remaja. Mirisnya, hal itu terjadi bukan hanya di negara negara berkembang, tetapi juga di negara negara maju seperti Korea, Jepang, Prancis, Jerman dll...

Seperti yang kita ketahui, perkembangan ekonomi, sosial dan politique, serta teknologi, tidak selalu membawa kebahagiaan bagi manusia. Setiap transformasi selalu memiliki sisi buram dan bahkan gelapnya sendiri.


Ada beberapa faktor  penyebab gangguan mental di kalangan remaja dan anak anak, diantaranya:

@ FAKTOR BIOLOGIS/GENETIK: ada anggota keluarga yang menderita skizofren,  psikotik, depressi, dll...
@ FAKTOR PSIKOSOSIAL: Pengaruh faktor dan kondisi sosial, misalnya perang, perang antar etnis, menjadi bagian dari kelompok minoritas dan terpinggir, budaya kekerasan dan penolakan dari orang tua/keluarga, dll
@ FAKTOR STRESS: terlalu banyaknya tuntutan, dll
@ FAKTOR KEKERASAN DAN KRIMINAL: Lingkugan tempat tinggal yang tidak aman, perang antar geng, suku, dll
@ FAKTOR LINGKUNGAN SEKITAR: tempat tinggal di daerah kumuh, tempat penampungan sampah yang polusi udara, air, dll


Problem lain  pemicu terganggunya Kesehatan Mental dalam Perkembangan Biopsikososial Anak anak dan Remaja.


   Seksualitas: kekerasan seksual yang dialami seorang anak akan berdampak kuat bagi perkembangan psikisnya, kekerasan seksual berupa: exshibisionisme, stimulasi organ sexual dari orang lain, voyeurisme, pornografi, etc…

Ø     Penggunaan obat obat terlarang: Penggunaan minuman dan obat terlarang seperti rokok, kokain, Whisky, bir, heroin, ganja dst… bias berakibat fatal bagi perkembangan psikologis anak, mengingat bahwa obat obatan ini berimbas langsung ke Sistem saraf pusat (otak) dan menyebabkan ketergantungan dan alterasi (perubahan) dalam tindak laku.

Ø    Depresi:
·       Kesulitan mengolah/refleksi situasi atau momen sulit dalam hidup mis: kematian orang terdekat, susah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, kekecewaan dan kegagalan.
·       Menjadi sensitive, emosi labil
·      Tendensi untuk mengisolasi diri sendiri, tidak mau bergaul dengan orang lain, menjadi berandalan, melawan dan bahkan melakukan tindakan kekerasan.
·      Tidak mampu mengatasi beban psikis dan penggunaan obat terlarang menjadi pelarian.
·       Keinginan bunuh diri: tidak bisa menemukan arti hidup, tidak bisa merasakan bahagia/senang.
·       Ketagihan atau ketergantungan obat terlarang, fobia, paranoia dll




Dampak penggunaan obat obat terlarang bagi perkembangan anak dan remaja adalah hal serius dan selayaknya mendapat perhatian. 

Seperti yang dikatakan oleh dosen saya: penggunaan obat dan minuman terlarang, bukanlah faktor utama, atau penyebab  utama masalah seseorang, justru sebaliknya, penggunaannya adalah merupakan konsekuensi dari kesulitan dan kerapuhan hidup yang dialami manusia. Drugs bukanlah penyebab, tapi merupakan suatu akibat. 

Karena orang normal dan sehat, tidak akan menggunakan obat terlarang untuk melarikan diri dari kenyataan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar