Kamis, 06 Februari 2020

DAMPAK PENGGUNAAN OBAT TERLARANG PADA GANGGUAN KEJIWAAN

Pengaruh Obat obat Terlarang  Terhadap Gangguan Kejiwaan (Mental)



Apa yang dimaksud dengan gangguan mental atau kejiwaan?


Ganguan jiwa adalah merupakan sindrom yang ditandai dengan perubahan cara berpikir, sikap dan keseimbangan emosional, humor, bahkan kelakuan "behaviour", dan hal ini merupakan hasil dari disfungsi dalam proses psikologis, biologis dan bahkan fungsional mental.

Resultado de imagem para bloqueio de absorcao da dopamina


Fact: Di dunia, satu antara empat keluarga memiliki paling tidak satu anggota keluarga yang mengalami gangguan kejiwaan.


Penyebab Gangguan Mental/ jiwa:


Faktor Genetik:
Kondisi genetik  sangat berpengaruh dalam perkembangan dan funsional otak, baik sejak di dalam kandungan maupun dalam masa perkembangan.

Faktor Lingkungan hidup:
Hidup dalam kebersamaan dan interaksi dengan orang lain bsa juga mempengaruhi fungsionalisasi kejiwaan seseorang, misalnya rasa ketakutan, fobia, trauma, kekerasan seksual dan berbagai macam bentuk kekerasan yang lain, tindakan kriminal dll...

Faktor Psikososial:
Pengaruh kehidupan sosial, kultural, keluarga, rekan rekan dan juga media sosial.



Obat obat terlarang dan gangguan Kejiwaan


Konsumsi terhadap alkohol, opium seperti ganja, heroin, cannabis, kokain dll bisa mempengaruhi dan merusak fungsi otak dan dengan sendirinya  gangguan ini berpengaruh terhadap sifat dan karakter.

Efek obat terlarang di otak 


Secara ilmiah, telah diakui bahwa ada dua hal yang mempengaruhi  penggunaan obat terlarang terhadap ganguan kepribadian: 

1. Adanya faktor genetik gangguan kejiwaan. Dalam hal ini, penggunaan obat obat terlarang hanya sebagai pemicu dari gangguan yang telah ada dalam kode genetik.

2. Seseorang yang telah mengalami gangguan kepribadian, menggunakan obat obat terlarang untuk menjadi "obat" untuk mengurangi rasa sakit, depresi dll...


Pengaruh obat obat terlarang terhadap otak - fungsi Dopamine


Dopamin adalah salah satu neurotransmissor yang dimiliki setiap manusia, otak manusia bisa memproduksi sendiri substansi ini. dalam kasus penggunaan obat2 terlarang, obat2 iu sendiri akan mengimpulsi otak untuk memproduksi lebih banyao dopamin dan akibatnya adalah, otak manusia berhenti meproduksi secara alami, dan menjadi tergantung terhadap obat2 terlarang ini untuk memproduksinya di dalam otak manusia. dan akibatnya adalah ketergantungan terhadap obat2 an tersebut. 

Resultado de imagem para bloqueio de absorcao da dopamina


Klasifikasi Obat2terlarang dan cara fungsinya di otak:


Obat terlarang depressives dalam Central Nervous System:

Alkohol, obat obatan misalnya: bendodiazenepĂ­nicos dan ansiolytics

Obat2an peng ekstimulasiKokain, nicotin, kafein, anfetamin, Crack

Obat2 an pemicu halusinasiGanja, LSD, Ecstasy, Mescalina dll..


Efek KokainPerasaan was was, Percaya diri, energik, sosialis

Penggunaan obat2an ini dalam jangka waku yang lama bisa menyebabkan paranoid (perasaan sedang di observasi, diikuti), curiga terhadap siapapun, kesulita untuk makan dan tidur (insomnia)


Efek Ganja/cannabis:

  • Dalam dosis yang tinggi bisa menyebabkan keracunan di otak dan pembuluh darah dan jika fatak, bisa mengakibatkan kematian.
  • Ketergantungan
  • Gangguan psikotis


Gangguan kejiwaan versus Obat2 terlarang


Berbagai penelitian ilmiah menemukan bahwa penyalahgunaan obat obat terlarang sangat berpengaruh terhadap gangguan kejiwaandan sebaliknya, seserang yang telah memiliki bibit gangguan kejiwaan yang diwarisinya secara genetik, bisa memicu orang tersebut untuk menggunakan obat2 terlarang, misalnya dalam kasus depresi dll.


Resultado de imagem para depresi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar