Pengaruh Obat obat Terlarang Terhadap Gangguan Kejiwaan (Mental)
Apa yang dimaksud dengan gangguan mental atau kejiwaan?
Ganguan jiwa adalah merupakan sindrom yang ditandai dengan perubahan cara berpikir, sikap dan keseimbangan emosional, humor, bahkan kelakuan "behaviour", dan hal ini merupakan hasil dari disfungsi dalam proses psikologis, biologis dan bahkan fungsional mental.
Fact: Di dunia, satu antara empat keluarga memiliki paling tidak satu anggota keluarga yang mengalami gangguan kejiwaan.
Penyebab Gangguan Mental/ jiwa:
Faktor Genetik:
Kondisi genetik sangat berpengaruh dalam perkembangan dan funsional otak, baik sejak di dalam kandungan maupun dalam masa perkembangan.
Faktor Lingkungan hidup:
Hidup dalam kebersamaan dan interaksi dengan orang lain bsa juga mempengaruhi fungsionalisasi kejiwaan seseorang, misalnya rasa ketakutan, fobia, trauma, kekerasan seksual dan berbagai macam bentuk kekerasan yang lain, tindakan kriminal dll...
Faktor Psikososial:
Pengaruh kehidupan sosial, kultural, keluarga, rekan rekan dan juga media sosial.
Obat obat terlarang dan gangguan Kejiwaan
Konsumsi terhadap alkohol, opium seperti ganja, heroin, cannabis, kokain dll bisa mempengaruhi dan merusak fungsi otak dan dengan sendirinya gangguan ini berpengaruh terhadap sifat dan karakter.
Efek obat terlarang di otak
Secara ilmiah, telah diakui bahwa ada dua hal yang mempengaruhi penggunaan obat terlarang terhadap ganguan kepribadian:
1. Adanya faktor genetik gangguan kejiwaan. Dalam hal ini, penggunaan obat obat terlarang hanya sebagai pemicu dari gangguan yang telah ada dalam kode genetik.
2. Seseorang yang telah mengalami gangguan kepribadian, menggunakan obat obat terlarang untuk menjadi "obat" untuk mengurangi rasa sakit, depresi dll...
Pengaruh obat obat terlarang terhadap otak - fungsi Dopamine
Dopamin adalah salah satu neurotransmissor yang dimiliki setiap manusia, otak manusia bisa memproduksi sendiri substansi ini. dalam kasus penggunaan obat2 terlarang, obat2 iu sendiri akan mengimpulsi otak untuk memproduksi lebih banyao dopamin dan akibatnya adalah, otak manusia berhenti meproduksi secara alami, dan menjadi tergantung terhadap obat2 terlarang ini untuk memproduksinya di dalam otak manusia. dan akibatnya adalah ketergantungan terhadap obat2 an tersebut.
Klasifikasi Obat2terlarang dan cara fungsinya di otak:
Obat terlarang depressives dalam Central Nervous System:
Alkohol, obat obatan misalnya: bendodiazenepĂnicos dan ansiolytics
Obat2an peng ekstimulasi: Kokain, nicotin, kafein, anfetamin, Crack
Obat2 an pemicu halusinasi: Ganja, LSD, Ecstasy, Mescalina dll..
Efek Kokain: Perasaan was was, Percaya diri, energik, sosialis
Penggunaan obat2an ini dalam jangka waku yang lama bisa menyebabkan paranoid (perasaan sedang di observasi, diikuti), curiga terhadap siapapun, kesulita untuk makan dan tidur (insomnia)
Efek Ganja/cannabis:
- Dalam dosis yang tinggi bisa menyebabkan keracunan di otak dan pembuluh darah dan jika fatak, bisa mengakibatkan kematian.
- Ketergantungan
- Gangguan psikotis
Gangguan kejiwaan versus Obat2 terlarang
Berbagai penelitian ilmiah menemukan bahwa penyalahgunaan obat obat terlarang sangat berpengaruh terhadap gangguan kejiwaandan sebaliknya, seserang yang telah memiliki bibit gangguan kejiwaan yang diwarisinya secara genetik, bisa memicu orang tersebut untuk menggunakan obat2 terlarang, misalnya dalam kasus depresi dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar